Seperti yang tertulis di profil, salah satu minat saya adalah sejarah, suatu topik yang membosankan buat banyak orang. Saya beruntung memiliki dua orang yang membuat saya tertarik pada sejarah. Dua orang tersebut adalah ibu saya dan guru sejarah di SMP. Dari mereka saya mengerti sejarah bukanlah sekedar deretan tahun-tahun tanpa makna. Sejarah adalah “cerita” nyata tentang interaksi antar manusia jaman dulu yang berdampak hingga sekarang. Darinya kita dapat mengambil pelajaran. Buku ini salah satu yang banyak memberikan wawasan tentang mengapa satu peradaban lebih maju dibanding peradaban lainnya.
GUNS, GERMS AND STEEL:
The Fates of Human Societies
Jared Diamond (1997)
Diamond berpendapat bahwa kemajuan peradaban bukanlah berdasarkan perbedaan biologi atau budaya pada orang-orangnya, melainkan faktor geografislah yang mejadi penentunya. Diamond merunut perkembangan peradaban yang diawali dari Bulan Sabit Subur (Fertile Crescent) yang berlokasi di Irak Selatan, Siria, Libanon, Yordania, Palestina, Israel, sebagian Turki dan Iran. Dia mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat Erasia memiliki keunggulan atas masyarakat di daerah lain.
Pertama, Erasia memiliki tanaman dan binatang yang dijinakkan (terdomestikasi) lebih banyak dibanding benua lain. Eurasia juga memilikI iklim dan daratan yang luas dan subur serta sungai lebar dan stabil, sehingga dapat mengembangkan berbagai tanaman pertanian dan ternak. Eurasia membentang dari barat ke timur sehingga memiliki iklim yang relatif sama, yaitu beriklim sedang. Hal ini memudahkan penyebaran tanaman pertanian dan teknologi. Akibatnya, Eurasia memiliki pasokan makanan yang melimpah dan stabil yang mendukung populasi besar dan kompleks. Luas dan keberagaman Eurasia juga memungkinkan terbangunnya jaringan perdagangan yang menyebarkan ide dan teknologi. Sebagai perbandingan, Amerika dan Afrika terisolasi dari Eurasia dan membentang dari utara selatan. Isolasi ini membatasi akses mereka terhadap tumbuhan dan binatang terdomestikasi, dan jaringan perdagangan. Bentangan utara-selatan membuat iklim yang berbeda, menuntut tanaman pangan yang berbeda.
Kedua, penduduk Eurasia lebih banyak terpapar berbagai jenis kuman karena jaringan perdagangan dan migrasi. Hal ini membuat mereka memiliki kekebalan lebih terhadap penyakit yang fatal bagi peradaban lain, misalnya cacar dan campak. Hal ini memudahkan mereka mengalahkan dan menguasai peradaban lain. Ketika peradaban Erasia bertemu peradaban Amerika dan Afrika, pemukim Erasia membawa serta penyakit ini yang kemudian membasmi penduduk asli Amerika dan Afrika.
Beberapa kesimpulan dari buku ini adalah:
Perbedaan perkembangan teknologi bukanlah karena perbedaan inheren biologis atau budaya tetapi karena perbedaan geografis.
Erasia memiliki beberapa keunggulan berupa: daratan luas, iklim sedang, berbagai tumbuhan dan binatang terdomestikasi, yang mendukung populasi besar dan jaringan perdagangan.
Erasia yang memiliki membentang barat-timur memudahkan penyebaran tanaman pangan, binatang terdomestikasi dan teknologi.
Masyarakat Eurasia memilih kekebalan lebih terhadap penyakit yang fatal bagi peradaban di benua lain.
Trivia: Diamond membuat judul buku ini “Bedil, Kuman dan Baja” sebagai simbol dari teknologi militer, penyakit dan peralatan pertanian dan konstruksi.
Jared Diamond adalah professor Geografi di University of California, Los Angeles. Karir ilmiahnya dimulai di fisiologi dan kemudian berkembang ke biologi evolusi dan biogeografi. Penghargaan yang diperoleh Diamond adalah National Medal of Science, the Tyler Prize for Environmental Achievement, Japan’s Cosmo Prize, a MacArthur Foundation Fellowship, and the Lewis Thomas Prize Honoring the Scientist as Poet. Diamond telah mempublikasi lebih dari 600 artikel dan buku Guns, Germs, and Steel, mendapat penghargaan Pulitzer



Tidak ada komentar:
Posting Komentar