Seperti yang diceritakan di postingan pertama saya di blog ini, saya tertarik pada stoikisme karena mirip dengan Buddhisme dan Taoisme. Uniknya adalah walau serupa, ketiga filsafat ini lahir di lokasi yang berbeda. Ketertarikan awal saya dengan Taoisme berawal dari buku ini. Buku pinjaman teman ini saya baca di masa kuliah tahun 90an. Saat itu pun buku ini bukan buku baru, sudah sekitar satu dekade.
THE TAO OF POOH
Benjamin Hoff (1982)
"Any fool can know. The point is to understand."
Buku ini menerjemahkan Tao Te Ching, naskah Tiongkok kuno tentang Taoisme, melalui cerita Winnie The Pooh. Menurut Hoff, Tao adalah jalan hidup yang berdasarkan kesederhanaan, spontanitas dan penerimaan. Tokoh tokoh dalam cerita Pooh mewakili aspek-aspek Tao. Contohnya, kegemaran Pooh akan madu mewakili Tao yang mendorong untuk mengikuti keinginan alami. Piglet yang lemah lembut menjelaskan konsep Wu Wei, tindakan tanpa berusaha. Pesimisme Eeyore menggambarkan Tao yang percaya bahwa keadaan seringkali tidak seperti yang terlihat awalnya.
Satu konsep mendasar dari Tao adalah Wu Wei, yaitu “tindakan tanpa berusaha” atau “mengalir”. Wu Wei bukanlah malas atau tidak aktif, tetapi bertindak selaras daengan keteraturan alami. Winnie si Beruang selalu menemukan yg dia perlukan tanpa berusaha terlalu keras.
Konsep Tao penting lainnya adalah keseimbangan dari hal yang berlawanan. Segala sesuatu di alam semesta terdiri dari dua gaya yang berlawanan, seperti yin dan yang, baik dan buruk, serta gelap dan terang. Tao bukanlah memilih satu sisi aja, tetapi menemukan keselarasan di antara dua gaya tersebut.
Hoff juga menjelaskan pentingnya hidup atau hadir di saat ini dan menerima keadaan apa adanya (Stoikisme!). Tao bukanlah tentang merencanakan masa depan atau khawatir tentang masa lalu, tetapi sepenuhnya hidup di saat ini dan menikmati hal-hal sederhana.
Beberapa kesimpulan dari buku ini adalah:
Tao adalah jalan yang alami dan sederhana. Tao tidak memperumit keadaaan. Tao adalah tentang hidup alami, hidup sederhana.
Tao bersifat spontan. Hadirlah di saat ini dan menikmati hal-hal sederhana.
Tao bersikap menerima. Menerima diri sendiri dan dunia sekitar seperti apa adanya. Jangan merencanakan masa depan atau khawatir tentang masa lalu.
Wu Wei: mengalir dan bertindak selaras dengan keteraturan alami.
Keseimbangan hal-hal yang berlawanan: Temukan keselarasan antara dua gaya yang berlawanan.
Benjamin Hoff adalah penulis berkebangsaan Amerika. Tiga buku populer yang ditulisnya adalah:The Tao of Pooh, The Te of Piglet, and The Singing Creek Where the Willows Grow. The Tao of Pooh dan The Te of Piglet menjadi New York Time’s Best Seller selama 50 minggu lebih. Sedangkan The Singing Creek Where the Willows Grow mendapat penghargaan American Book Award.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar