Cari Blog Ini

SAPIENS: A Brief History of Mankind

 

Melanjutkan blog sebelumnya, ringkasan kali ini masih tentang sejarah. Ini buku kedua tentang sejarah, yang membuat saya tidak bisa berhenti mendengarkan. Mendengarkan? Ya. Guns, Germs and Steel dan Sapiens adalah dua buku yang saya dengarkan lewat siniar. Salah satu pelajaran dari buku ini yang selalu menempel di otak saya adalah: manusia hanya bisa disatukan oleh tiga hal: imperium, agama, dan uang.

SAPIENS: A Brief History of Mankind

Yuval Noah Harari (2014)



"The world does not revolve around humans or 

around any other particular group of beings."

Buku ini membahas seluruh sejarah manusia, mulai dari kelompok kecil primata di Afrika hingga saat ini sebagai spesies paling dominan di bumi. Menurut Harari, keberhasilan manusia untuk bertahan bersumber kemampuan kita untuk bekerja sama dalam jumlah besar secara luwes. Kerja sama ini yang membuat manusia dapat mengembangkan pertanian, membangun kota-kota dan menciptakan imperium

Harari membagi sejarah manusia dalam empat tahap utama:

Revolusi Kognitif: sekitar 70.000 tahun yang lalu, manusia mengalami revolusi kognitif memungkinkan munculnya bahasa, pikiran abstrak dan komunikasi simbolis. Terobosan ini menyebabkan manusia dapat mengkoordinasikan tindakan, menyimpan dan menyebarkan ilmu, dan berimajinasi tentang kenyataan alternatif. Manusia mampu menciptakan dan berbagi mitologi yang dipercaya bersama. Revolusi kognitif ini memberikan manusia keunggulan besar dibanding spesies lain.

Revolusi Pertanian: sekitar 10.000 tahun yang lalu, manusia bertransisi dari masyarakat pemburu-pengumpul ke masyarakat pertanian yang menetap. Manusia mulai mendomestikasi tanaman dan binatang. Domestikasi ini menghasilkan makanan yang lebih banyak, mendukung pertumbuhan populasi, memungkinkan pemukiman yang menetap dan menciptakan hierarki sosial.

Penyatuan Umat Manusia: ratusan tahun sejak revolusi pertanian, manusia makin saling terhubungkan, yang berakibat munculnya imperium, perdagangan dan komunikasi global. Prosese penyatuan ini digerakkan oleh faktor-faktor seperti pertukaran ekonomi, difusi budaya, dan penaklukan militer.

Revolusi Sains: Di abad ke-16, Eropa mulai mengalami peningkatan kemajuan intelektual dan ilmu pengetahuan luar bisa, yang menghasilkan pemahaman baru tentang alam semesta dan peran manusia di dalamnya. Revolusi ini mengubah masyarakat, menghasilkan kemajuan teknologi, terobosan kesehatan, dan pergeseran dari penjelasan agama ke penjelasan sains tentang fenomena alam.

Harari berpendapat Revolusi Sains adalah peristiwa terpenting dalam sejarah manusia sejak Revolusi Pertanian. Revolusi Sains membawa kemajuan pesat dalam kesehatan, teknologi, dan pemahaman tentang semesta. Namun, revolusi yang sama juga membawa hal-hal negatif, seperti perubahan iklim, bom atom dan gap yang makin melebar antara yang kaya dan yang miskin.

 

 Beberapa kesimpulan dari buku ini:

  • Keunikan manusia adalah kemampuan bekerja sama dalam jumlah besar secara luwes.

  • Revolusi Pertanian adalah titik perubahan besar dalam sejarah manusia.

  • Revolusi Sains adalah peristiwa yang paling penting dalam sejarah manusia sejak Revolusi Pertanian.



Yuval Noah Harari adalah penulis, pemikir, ahli sejarah dan profesor di Jurusan Sejarah, Hebrew University. Harari lahir di Kiryat Ata, Israel, di tahun 1976. Sejak kecil ia sudah tertarik dengan sejarah danmembaca banyak buku berbagai topik sejarah. Ketertarikannya pada sejarah ini membawanya ke karir akademik, dan meraih gelar doktor dalam sejarah dari University of Oxford di tahun 2002. Buku-buku sains populer yang ditulisnya adalah: Sapiens: A Brief History of Humankind (2014), Homo Deus: A Brief History of Tomorrow (2016), and 21 Lessons for the 21st Century (2018).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WHY SEX IS FUN? The Evolution of Human Sexuality

  Judul buku sangat “clickbait” ya? Tapi bila melihat pengarangnya kita pasti tahu apa yang akan kita dapatkan. Jared Diamond adalah penul...

Populer